RUANG KOSONG
Batu kecil yang terlempar ke arahku dengan sembarang
pertama lalu kedua dan kesekian kalinya
kurasa masih bisa di tahan
kadang kau sebut aku ada lalu tiada
keduanya bagiku sama saja
lisan yang yang tak pernah kau dengar
haruskah aku bicara dengan ruangan yang kosong
atau memang sudah dari dulu kita berbicara
biar tak siapapun mendengar
tak siapapun melihat
dan tak siapapun merasakan
kalian luar biasa hebat
bertahan menuju rasa kelam
ingin sekali ku menginjakan kaki ke dahan
yang luas, suci, sunyi dan tak terbatas
lalu aku menoleh kebelakang
berat langkahku tetapi hampa
tak perlu bersalah wahai sang pengampu
kalian akan selalu ku cinta hingga ke akhir tujuan

.png)

Komentar
Posting Komentar